Pungli pada Tahun Ajaran Baru!

21 07 2007

pungli5yy1.jpgWaspada !..!
Sekolah tidak diperbolehkan memungut biaya apa pun

Pada tahun ajaran baru ini orang tua murid siswa SD dan SMP diminta waspada terhadap pungutan liar (pungli) dalam jenis apa pun. Sebab, Pemprov DKI telah menetapkan tidak memungut biaya bagi siswa yang masuk sekolah pada tahun ajaran baru ini.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta, Maman Ahdiyat, menyatakan sekolah tidak diperbolehkan memungut biaya apa pun pada orang tua murid. Baik saat penerimaan siswa baru maupun ketika masuk tahun ajaran baru, ujar dia, Rabu (20/6).

Maman kembali menegaskan siswa SD dan SMP negeri di Jakarta tidak akan dipungut biaya sepeser pun. Alasannya siswa SD dan SMP negeri menerima biaya operasional sekolah (BOS) dan biaya operasional pendidikan (BOP). Sesuai BOS setiap bulannya untuk setiap siswa SD menerima Rp 21 ribu sedangkan untuk siswa SMP Rp 29.500. Sementara BOP untuk setiap siswa SD menerima Rp 50 ribu dan siswa SMP Rp 100 ribu.

Siapa pun dalam sekolah yang berani memungut siswa akan dikenai sanksi. Ini sesuai PP No 30 Tahun 1980. Sanksinya juga disesuaikan dengan kecurangannya.

Berdasarkan peraturan cuma ada 13 SD dan 36 SMP negeri yang boleh menarik pungutan bagi siswa. Sekolah tersebut masuk dalam kategori spesifik seperti bertaraf internasional, berstandar nasional, koalisi, hingga percontohan. Di luar 49 sekolah itu tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun, kata Maman. Pungutan yang diperbolehkan pun telah distandardisasi dan melalui persetujuan dewan.

Namun Dinas Pendidikan Dasar dan DPRD belum menentukan tahun ini berapa banyak SD dan SMP dalam kategori spesifik yang diperbolehkan menarik pungutan. Maman mengatakan, keputusan tersebut akan dikeluarkan mendekati tahun ajaran baru. Saat ini kedua pihak masih melakukan pembahasan mengenai jumlah sekolah dan besar pungutan yang ditoleransi.

Dengan tidak dipungut biaya, orang tua siswa nanti diharapkan berkurang bebannya. Dengan begitu, mereka menenuhi sendiri hanya kebutuhan pribadi putra-putrinya seperti seragam dan sepatu. Bahkan buku pelajaran yang sifatnya wajib masih menjadi tanggung jawab sekolah, kata dia. Artinya, murid bakal menerima buku pelajaran wajib secara cuma-cuma.

Untuk tahun ajaran 2007/2008, penerima buku wajib adalah siswa kelas 1 hingga 5 SD dan siswa kelas 1 dan 2 SMP. Penerima buku ini bertambah disbanding tahun ajaran 2006/2007. Tahun lalu buku wajib diberikan gratis pada siswa kelas 1 hingga 4 SD dan siswa kelas 1 SMP saja.

Gratis secara bertahap, ujar Maman. Untuk tahun ajaran 2008/2009, seluruh siswa SD dan SMP negeri bakal menerima buku wajib tanpa dikenai bayaran apa pun.

Sementara untuk buku pelajaran penunjang, kebijakan Dinas Pendidikan Dasar mengatakan sekolah boleh menganjurkan pembelian buku. Namun sekolah tidak boleh mengkoordinir penjualan buku penunjang. Pengadaannya diserahkan pada masing-masing siswa.

Sementara bagi siswa SD dan SMP swasta, Maman mengatakan tidak ada aturan yang membatasi besar pungutan. ”Kami tidak punya patokan tertentu bagi sekolah swasta,” ujarnya.

Fakta Angka
Rp 100.000
Dana BOP yang diterima siswa SMP per bulan.

(ind )
———————————————-
Sumber: Republika Online


Actions

Information

7 responses

23 07 2007
putradi

hidup sekolah gratis … !

25 07 2007
rien

kenapa di indonesia sekolah bayar?,sekolah adalah belajar untuk kebaikan,penerus,bangsa indonesia, and any way and some how,sekolah di di gratiskan,seperti SD,SMP,SMA.terkecuali perguruan tinggi dan swasta tidak termasuk ,itu menurut pendapat saya

25 07 2007
ginan

Sekolah Di gratiskan…! Di Negara Kita Sepertinya Tidak Mungkin…
Sekolah Sudah Bayar Mahal2 saja Kualitasnya Belom Tentu Bagus.. malah terkesan amburadul, Gimana Kalau Yang Gratis Ya… (membayangkan dulu ah… sambil melet)
Contoh Kasus, Tahun Ajaran Baru Kemarin.. Terjadi Pungli dimana-mana yang lebih parah lagi ada guru yang ikut jual beli bangku, walau secara sembunyi2, bisa lwat samping – lewat belakang – atau lewat jalur tol lah.. ada2 saja caranya..

28 07 2007
peshey

iya…..sekolah di gratiskan,di peraturkan,betul-betul, guru-guru di gaji pemerintah, dan harus menurutinya,mendidik anak murid nya,iya…..banyak guru yang korupt dengan jalan lain, bayar ini bayar itu,kalou begitu gurunya di tempatkan in the jail betulkan.

29 07 2007
rivafauziah

putradi : gurunya gratis juga ya..?

rien : sekolah gratis! tidak harus yang paling penting adalah murah dan dipermudah, Laboratorium dan perpustakaan lebih di perhatikan sekali

Ginan : Gurunya Dulu lulusan dari majemen bisnis – jadi para guru ahli dalam dunia bisnis sampai bangku sekolah saja dibisniskan.

peshey : PESHEY – mungkin guru juga manusia biasa, butuh ini dan itu… he..he..

31 07 2007
rbaryans

Ikutan Nimbrung ah teh…
pungutan itu boleh saja asalkan peruntukannya jelas, dunia pendidikan saat ini memang mesti dibayar dengan mahal.Bukankah zaman juga sudah berubah menjadi zaman teknologi yang jelas2 membutuhkan biaya yang cukup besar juga??
Mesti kita sadari juga bahwa paradigma berpikir sudah saatnya berubah…
Yang jelas mesti diawasi bagaimana penggunaan anggaran yang telah dialokasikan baik dari pemerintah maupun dari orangtua.
nah biasanya yang pertama tadi masyarakat atau orang banyak belum bisa menyentuh dan mengetahui, benar ga sih uang yang diberikan pemerintah itu digunakan dengan semestinya?
Jadi jangan hanya menyoal banyak pungutan liar saja…
he he he maaf ya teh….

riv fauziah : Pungutan dengan dalih apapun tetap tidak diperbolehkan…! Kecuali pembayaran yang telah disyahkan dan disetujui bersama2 (namanya bukan pungutan) salam..

6 08 2007
mataharicinta

hari ini anak-anak di kampus saya baru aja abis aksi kenaikan SPP. miris ya pak, kalo gini mah besok-besok yang pinter cuma orang berduit aja kali ya.
yang miskin cuma gigit jari sambil menantikan nasib menjadi babu di negeri sendiri, hiks…

Riv Fauziah : Yang miskin makin meralat dan terbelakang…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: